Menu Close

UPVC vs Aluminium vs Kayu

UPVC vs Aluminium vs Kayu

Bahan UPVC sebagai bahan alternatif kayu dan aluminium untuk pembuatan kusen, jendela dan pintu. Sebelum membeli produk sebaiknya pelajari dulu tentang kelebihan dan kekurangannya.

Perkembangan teknologi pada era milineal ini sangat cepat. Tidak terkecuali di bidang kontruksi. Pada bidang kontruksi saat ini akan ditemukan bahan-bahan baru sebagai alternatif dan juga pengganti dari bahan yang lama.

Kusen, jendela dan pintu secara konvensional masyarakat memakai material kayu. Akan tetapi material kayu semakin hari harganya semakin tinggi maka ilmuan mencari bahan alternatif sebagai penganti kayu untuk pembuatan kusen dan pintu. Bahan alternatif tersebut adalah UPVC ( Unplasticised Poly Vinyl Chloride ).

 UPVC atau Unplasticised Poly Vinyl Chloride adalah bahan sejenis Thermoplastik yang berasal dari unsur garam dan minyak bumi.

Bahan UPVC mempunyai karakteristik yang bagus dan tahan terhadap perubahan cuaca seperti cuaca tropis di Indonesia. Dari beberapa material bahan baku pembuatan Kusen Pintu dan Jendela, Kusen UPVC sendiri sering sekali dibandingkan dengan Kusen Aluminium dan Kayu.

Kami akan membahas tentang Kusen UPVC vs Aluminium dan Kusen UPVC vs Kayu. Kami juga akan mengguraikan tentang kelebihan dan kekurangan setiap material.

“Setiap Material mempunyai kelebihan dan kekurangan. Pastikan Anda mempelajari lebih lanjut sebelum membeli”

Material Kayu

Dalam kehidupan sehari-hari pasti kita sering sekali melihat kayu sebagai bahan funiture atau kusen jendela. Yang perlu Anda ingat sebelum memlilih adalah cari info lebih lanjut mengenai kelebihan dan kelemahan kusen kayu:

Kelebihan Material Kayu

Dibandingkan dengan material lain, kayu memiliki beberapa kelebihan, diantaranya adalah:

  • Dalam proses pembuatan kusen kayu dapat dibentuk sesuai keinginan seperti model ukiran dan desain lainnya.
  • Selain itu, kayu juga mudah untuk dipaku, dibaut, dan direkatkan
    Kualitas kayu bisa dilihat secara visual, misalkan saja bila terjadi cacat kayu dapat diketahui secara kasat mata.
  • Kayu memiliki berat jenis yang cukup ringan sehingga bisa mengapung dan sifat resonansinya.
  • Kayu dapat diubah menjadi bentuk pulp (bubur kayu), dan bisa diolah untuk dijadikan bahan produk lainnya, misal untuk bahan baku pembuatan kertas.

Kelemahan Material Kayu

  • Mudah Terbakar – Semua pasti tahu jika kayu adalah material yang gampang terbakar.
  • Bahan Kayu tidak dapat dimanfaatkan secara sepenuhnya sehingga sisa penggunaan kayu hanya menjadi limbah.
  • Untuk pekerjaan tertentu (yang besar atau lebar), kayu tidak bisa menutup secara keselurahan karena terbatasnya diameter kayu. Biasanya untuk menyikapi hal ini kayu harus disambung atau diperlebar/perbesar.
  • Tidak tahan terdahadap Rayap. Hal ini yang harus menjadi pertimbangan Anda..!! Apakah lokasi Anda banyak hama rayap atau tidak.
  • Karena kayu mengandung air maka jika terkena hujan akan memuai dan jika terkena panas terus akan menyusup. sehingga lama kelamaan kayu akan keropos.
  • Kayu yang masih belum kering dan masih muda rawan terhadap penyusutan dan perubahan bentuk. Terkadang kayu akan terlihat miring atau bengkok.
  • Kayu bersifat higroskopis, dan sensitif terhadap kelembaban.

Material Aluminium

Di Indonesia material Aluminium berada di urutan pertama untuk saat ini dalam pemakaiannya sebagai kusen, jendela dan pintu, tapi aluminium juga mempunyai kelebihan dan kelemahan sebagai berikut:

Kelebihan Aluminium

Dibandingkan dengan material lain, Aluminium memiliki beberapa kelebihan, diantaranya adalah:

  • Tahan keropos, tidak dimungkinkan untuk dimakan rayap.
  • Bahan aluminium yang lebih tahan lama, anti rayap,dan tidak menyusut seperti kayu, tidak akan mengalami penyusutan dan perubahan bentuk / melengkung akibat perubahan cuaca.
  • Tampilan kusen aluminium dapat dicat atau dilapis dengan warna kayu bahkan motif kayu sehingga menyerupai kayu.
  • Desain dapat dibuat sesuai pesanan. Keunggulan kusen aluminium adalah bobotnya yang ringan dan kuat sehingga mudah dipindahkan.

Kelemahan Aluminium

Dibandingkan dengan material lain, Aluminium memiliki beberapa kelebihan, diantaranya adalah:

  • Variasi bentuk yang terbatas, karena merupakan standart pabrik, hanya terbatas pada bentuk minimalis dan klasik Eropa.
  • Pemasangan dengan menggunakan sistem fischer. Teknik ini mengandalkan kekuatan sekrup fischer yang diborkan dan ditanam bersama kusen merapat ke tembok sekeliling kusen pintu yang sudah diplester rapi dan sangat akurat ukuran dan sudut siku-sikunya. Untuk teknik pemasangan ini, apabila terjadi kesalahan dalam pemasangannya maka dapat berakibat fatal.
  • Cara pemasangan kusen aluminium mengandalkan kekuatan sekrup yang dipasangkan melekat pada dinding menjadikannya harus dipasang dengan presisi dan diplester rapi agar tidak terjadi kebocoran dan kesalahan lainnya. Jangan memilih kusen aluminium yang bermutu rendah, karena dapat mudah memuai saat terjadi perubahan suhu drastis karena kaca yang dibingkai dapat mudah lepas.
  • Sambungan yang kurang baik pada siku atau kaca dapat menyebabkan air hujan dapat masuk, karena itu faktor penyambungan dan ‘sealant’ atau karet penyekat antara kaca dan alumunium harus dari bahan berkualitas dan tahan lama agar air tidak mudah masuk ke dalam kusen atau ke ruangan. Pada dasarnya masalah sealant ini tidak menimbulkan masalah pada kusen alumuniumnya karena bahan alumunium tidak terpengaruh air.

Material UPVC

UPVC material alternatif dari kedua material diatas yang mempunyai banyak sekali kelebihan dan sedikit kekurangan, material upvc di Indonesia juga sudah banyak sekali dipakai untuk rumah mewah, apartemen, gedung, perkantoran, hotel ruko dll. Dengan berbagai keunggulannya UPVC dapat menjadi alternatif yang bagus sebagai penganti material kayu. Karena saat ini harga kayu yang bagus semakin tinggi karena stok yang terbatas.

Nah… bagi Anda yang tertarik pada UPVC simak penjelasan berikut mengenai kelebihan dan kelemahan upvc.

Keunggulan Material UPVC

Dibandingkan dengan material lain, kayu memiliki beberapa kelebihan, diantaranya adalah:

  1. Anti rayap – Jelas material UPVC yang  terbuat dari bahan thermoplastik tidak akan dimakan oleh rayap.
  2. Meredam kebisingan – Profil UPVC mempunyai sistem rongga-rongga udara di dalamnya sehingga menghambat suara dan suhu dari luar ruangan. Jendela UPVC juga menggunakan double sealed atau menggunakan karet ganda pada daun jendela dan pada kusen upvc. Sehingga jendela upvc menjadi semakin kedap.
  3. Hemat energi – Kusen UPVC  mempunyai sifat thermal conductivty rendah jika dibandingkan dengan Aluminium kemudian bentuk profil yang terdapat rongga-rongga udara akan menjaga suhu ruangan tetap dingin dan pemakaian listrik AC akan lebih hemat.
  4. Material ramah Lingkungan – UPVC atau Unplasticised Polyvinyl Chloride adalah sejenis thermoplastic yang berasal dari unsur garam dan minyak bumi, bahan ini yang pada dasarnya tahan terhadap berbagai kondisi cuaca dan zat kimia. UPVC yang digunakan untuk kusen, jendela dan pintu adalah UPVC yang telah dikembangkan dengan penambahan beberapa modifier (untuk kekuatan) dan stabilizer (untuk ramah lingkungan) dan menjadikan bahan tersebut menjadi persenyawaan yang optimal untuk bahan kusen jendela dan pintu.
  5. Sistem Penguncian Ganda – Keunggulan UPVC yang satu ini yang tidak akan ditemukan pada material kayu. Jendela UPVC memiliki sistem penguncian ganda atau multi-point lock sehingga penguncian lemah aman dari usaha pencurian dan akan sulit sekali dibuka paksa dari luar.
  6. Proteksi terhadap api – Untuk mewaspadai terjadinya kebakaran sebaiknya Anda menggunakan material yang tidak menjalarkan Api. UPVC dirancang khusus ketika terbakar hanya akan meleleh dan tidak menjalarkan api.
  7. Bebas Perawatan – UPVC mempunyai kelebihan yang banyak orang cari yaittu bebas perawatan. Karena UPVC memiliki lapisan UV dan dan permukaan yang halus dan tidak berpori sehingga UPVC tidak mempunyai perawatan secara khusus.
  8. Anti bocor – UPVC mempunyai lubang pembuangan air sendiri pada kusen dan daun jendelanya. Lubang tersebut berfungsi sebagai jalannya air keluar.
  9. Tahan terhadap cuaca – UPVC mempunyai kelebihan tahan terhadap cuaca ekstrim, karena tidak akan korosi dan cocok untuk area yang dekat pantai. UPVC juga tidak lapuk dan tahan lama lebih dari 30 tahun.
  10. Desain Variatif – UPVC dapat didesain sedemikian rupa karena penjualannya secara customize.
  11. Bergaransi – Windownesia memberikan garansi profil selama 5 tahun.

Kelemahan UPVC

Dibandingkan dengan material lain, UPVC memiliki beberapa kelebihan, diantaranya adalah:

  • Harganya sedikit lebih mahal dibandingkan dengan Aluminium merk Lokal.
  • Apabila terbentur dengan benda keras, maka UPVC sangat mudah mengalami lecet. sehingga Anda harus berhati-hati.
  • Pintu UPVC hanya bisa menggunakan Kaca atau Panel UPVC. Tidak banyak model seperti kayu yang dapat didesain sedemikan rupa.